5 Langkah Aman Menjadi Pekerja Migran Minim Risiko

Mendaftar sebagai pekerja migran bukan sekedar menumpuk berkas dokumen yang menjadi syarat saja. Ada beberapa langkah aman menjadi pekerja migran yang perlu Anda perhatikan supaya mendapat perlindungan tepat.

Apalagi mengingat bekerja di luar negeri penuh risiko, Anda harus tahu bagaimana cara melindungi diri sejak awal pendaftaran. Dengan begitu, aktivitas bekerja nantinya menjadi lancar dan keluarga di rumah merasa tenang.

Ikuti apa saja langkah aman agar Anda bisa mendaftar sebagai pekerja migran yang minim risiko di sini.

5 Langkah Aman Menjadi Pekerja Migran

Ada beberapa langkah penting yang tidak boleh diabaikan dalam proses menjadi pekerja migran, seperti:

1. Mengikuti Syarat Usia dengan Tepat

Melansir International Labour Organization, dalam UU No. 39 Th 2004, untuk mendaftar sebagai pekerja migran usia minimal 18 tahun. Sedangkan untuk mendaftar sebagai pekerja rumah tangga harus 21 tahun.

Anda harus memenuhi syarat ini dan jangan sampai memalsukan dokumen. Pastikan untuk mengikuti syarat usia ini agar proses menjadi pekerja migran lebih aman dan tepat sasaran.

2. Melengkapi Seluruh Syarat dengan Dengan Benar

Selain soal usia, langkah aman menjadi pekerja migran adalah dengan memenuhi syarat dokumen lainnya.

Mulai dari surat status perkawinan, surat izin dari keluarga, sertifikasi kompetensi kerja, paspor, visa kerja, hingga surat keterangan sehat.

Syarat dokumen ini harus lengkap dan tidak ada pemalsuan agar proses selanjutnya menjadi lebih aman. Anda tidak boleh menyalahgunakan informasi data diri hanya untuk memenuhi syarat saja.

3. Menguasai Bahasa Asing sesuai Negara Tujuan

Cara aman agar Anda bisa segera diterima sebagai pekerja migran adalah dengan menguasai bahasa asing.

Bahasa adalah landasan penting untuk bisa berkomunikasi dengan rekan kerja hingga atasan.

Terutama jika Anda akan bekerja di bidang pelayanan seperti perhotelan yang notabene harus bertemu banyak orang asing.

Biasanya bukan hanya bahasa Inggris saja yang menjadi syarat, tapi juga bahasa resmi negara tujuan tersebut.

4. Mencermati Proses Pemberangkatan hingga Penempatan

Pastikan juga Anda telah mempelajari seperti apa proses pemberangkatan hingga penempatan kerja.

Jangan sampai ada satu prosedur yang tidak Anda pahami yang kemudian menimbulkan kerugian.

Misalnya, Anda tidak mendapat penempatan kerja sesuai dengan perjanjian kontrak setibanya di negara tujuan.

Apabila Anda memiliki BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja migran, maka kesalahan seperti ini akan mendapat jaminan perlindungan.

5. Pastikan untuk Memiliki Perlindungan Jaminan Sosial

Sebelum berangkat, pastikan Anda sudah terdaftar memiliki jaminan sosial khusus pekerja migran.

Jaminan sosial ini akan berfungsi layaknya asuransi yang melindungi Anda dari risiko kecelakaan kerja dan masalah lainnya.

Jika Anda mencari program jaminan sosial terlengkap, BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja migran adalah solusinya.

Perlindungan yang akan Anda peroleh bukan hanya risiko kecelakaan kerja, tapi juga sampai jaminan hari tua.

Jadi, sudah sampai mana persiapan Anda untuk menjadi pekerja migran? Pastikan seluruh tahapannya tepat dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *