Cat Rumah Cepat Berubah Warna? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Perubahan warna cat pada dinding rumah bisa menjadi masalah yang mengganggu penampilan rumah, baik di bagian interior maupun eksterior. Salah satu penyebab utama perubahan warna cat adalah kualitas acian yang kurang baik, atau bahkan pengaruh cuaca yang ekstrem. Ketika acian tidak diaplikasikan dengan sempurna, warna cat sering kali tidak dapat menempel dengan baik atau cepat pudar. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan pemilihan bahan dan teknik aplikasi yang tepat, agar cat rumah tetap awet dan tampilannya tetap segar.

 

Warna cat dinding rumah yang berubah dengan cepat dapat memberikan kesan yang kurang menarik, bahkan merusak tampilan keseluruhan rumah. Meskipun cat baru memberikan nuansa segar, perubahan warna yang terjadi dengan cepat dapat menunjukkan adanya masalah tertentu yang perlu diperhatikan. Beberapa faktor seperti paparan sinar matahari yang berlebihan, kualitas cat yang rendah, kelembapan tinggi, hingga persiapan dinding yang kurang maksimal bisa menjadi penyebab utama.

 

Berikut ini beberapa faktor penyebab dan cara mengatasi cat dinding yang cepat berubah warna, yang dikutip dari situs kompas.com.

 

Penyebab Cat Dinding Berubah

 

Warna cat dinding rumah yang berubah dengan cepat tentu dapat mengurangi daya tarik visual dan menciptakan kesan yang kurang menyenangkan. Perubahan warna ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, yang salah satunya adalah tingginya kandungan alkali pada dinding. Kandungan alkali yang tinggi dapat membuat dinding belum siap untuk dilapisi cat, sehingga menyebabkan cat tidak menempel dengan sempurna dan cepat pudar.

 

Selain itu, faktor lain yang berkontribusi adalah paparan sinar UV matahari. Dinding yang sering terpapar sinar matahari langsung akan mengalami kerusakan pada pigmen cat, menyebabkan warna cat cepat memudar atau bahkan berubah. Dengan mengetahui penyebab-penyebab ini, kita bisa lebih memahami pentingnya persiapan dan pemilihan cat yang tepat untuk menjaga keindahan rumah dalam jangka panjang.

 

Cara Mengatasi Perubahan Warna Cat Dinding

 

  1. Bahan dan peralatan yang dibutuhkan

 

Untuk mengatasi perubahan warna cat dinding, ada beberapa peralatan dan bahan yang perlu disiapkan. Pertama, rol cat dan bak rol cat digunakan untuk melapisi dinding dengan cat secara merata. Selain itu, kape dan kuas cat juga diperlukan untuk menjangkau area-area yang lebih sulit dijangkau atau untuk memberikan detail yang lebih halus pada sudut-sudut dinding. Sebelum memulai pengecatan, pastikan dinding sudah dalam kondisi bersih dan halus dengan menggunakan ampelas ukuran 100 untuk menghaluskan permukaan yang kasar. Korek gas diperlukan untuk membakar kape atau kuas cat agar lebih mudah membersihkan sisa-sisa cat yang menempel.

 

Untuk memeriksa tingkat keasaman atau alkali pada dinding, gunakan kertas lakmus yang membantu memastikan dinding siap dilapisi cat. Selain itu, alat untuk mengaduk cat seperti sendok atau kayu juga penting agar cat tercampur rata sebelum digunakan. Terakhir, pastikan untuk menggunakan cat dasar atau primer yang berkualitas agar cat tembok dapat menempel dengan baik, serta cat tembok berkualitas yang sesuai dengan kondisi dinding dan lingkungan rumah. Semua peralatan dan bahan ini akan membantu memastikan pengecatan berjalan lancar dan menghasilkan hasil yang maksimal.

 

  1. Lakukan pengerokan

Gunakan kape untuk mengerok permukaan dinding hingga bersih dari lapisan cat lama yang mengelupas atau rusak. Pengerokan ini penting untuk memastikan permukaan dinding siap dilapisi cat baru.

 

  1. Pengamplasan

Setelah dinding bersih, gunakan ampelas ukuran 100 untuk menghaluskan permukaan dinding. Pengampelasan bertujuan agar cat baru dapat menempel dengan baik dan merata pada dinding.

 

  1. Pengelapan

Lap permukaan dinding menggunakan kain bersih untuk menghilangkan debu dan kotoran yang mungkin masih menempel. Pastikan dinding benar-benar kering sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

 

  1. Cek kelembapan dengan korek gas

Untuk memastikan dinding cukup kering, nyalakan korek gas dan dekatkan ke permukaan dinding. Jika dinding masih mengeluarkan bekas air atau kelembapan, berarti kadar airnya masih tinggi. Tunggulah beberapa saat hingga dinding benar-benar kering dan siap untuk pengecatan.

 

  1. Gunakan kertas lakmus untuk cek kadar alkali

Gunakan kertas lakmus untuk memeriksa kadar alkali pada dinding. Jika kadar alkali terlalu tinggi, diamkan dinding selama beberapa hari agar kering sempurna sebelum melanjutkan pengecatan.

 

  1. Aplikasikan cat dasar

Setelah dinding benar-benar kering dan bebas dari air maupun alkali, aplikasikan cat dasar atau primer yang sesuai dengan jenis dinding. Primer membantu cat menempel lebih baik dan memberikan lapisan pelindung.

 

  1. Aplikasikan cat akhir

Setelah primer kering, aplikasikan cat dinding berkualitas untuk lapisan akhir. Untuk hasil yang maksimal, lakukan pengecatan dua lapis, pastikan setiap lapisan benar-benar kering sebelum melapisi lapisan berikutnya.

 

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mengatasi perubahan warna cat dinding dan menjaga tampilan rumah tetap menarik. Selalu gunakan cat berkualitas agar hasilnya tahan lama dan tidak mudah pudar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *