6 pertolongan pertama darah tinggi: 1. Mengonsumsi Makanan Berkalium, 2. Mengatur Pernafasan, 3. Jalan Cepat.. 6. Mengurangi Pekerjaan

Darah tinggi atau hipertensi merupakan suatu kondisi saat tekanan darah melonjak tinggi lebih dari normal. Dijuluki “Silent Killer”, gejala darah tinggi memang seringkali tidak terdeteksi, sehingga tidak sedikit penderita yang terlambat mendapat penanganan. Mengetahui pertolongan pertama darah tinggi pun jadi sangat penting menggunakan alat tensi darah digital.
Selain itu, Anda wajib melakukan pengecekkan rutin untuk deteksi yang lebih awal. Agar lebih mudah, Anda bisa menggunakan Tensimeter OMRON yang merupakan merek terpercaya dari Jepang dengan pengalaman lebih dari 50 tahun. Karena sudah tervalidasi klinis, tentu akurasi OMRON tidak perlu diragukan.
Pertolongan Pertama Darah Tinggi
Menurut WHO, hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. Jika tidak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat, hipertensi dapat menimbulkan komplikasi yang mengancam nyawa. Lantas, apa saja pertolongan pertama yang dapat menurunkan tekanan darah? Simak di sini!
1. Mengonsumsi Makanan Berkalium
Ketika tekanan darah naik, sebaiknya segera konsumsi makanan yang mengandung kalium. Salah satu makanan yang mengandung banyak kalium dan mudah didapatkan ialah pisang. Selain pisang, beberapa buah dan sayur seperti melon, jus jeruk, kentang, dan kacang juga bisa menjadi pilihan.
2. Mengatur Pernafasan
Keadaan stres dan tertekan dapat menjadi penyebab utama tekanan darah tiba-tiba melonjak. Apabila terjadi, Anda dapat segera mengatur pernapasan. Cobalah untuk bernapas secara perlahan atau melakukan meditasi seperti yoga untuk menurunkan hormon stres.
3. Jalan Cepat
Bergerak juga dapat menjadi pertolongan pertama darah tinggi. Jalan cepat menjadi salah satu olahraga terbaik untuk menurunkan tekanan darah hingga 8 mmHg per 6 mmHg. Setidaknya lakukan jalan cepat 30 menit dalam seminggu untuk menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung.
4. Menghindari Konsumsi Garam
Konsumsi garam dalam jumlah yang banyak dapat menjadi pemicu naiknya tekanan darah. Apabila memiliki riwayat hipertensi, sebaiknya batasi konsumsi makanan yang mengandung garam atau bumbu penyedap. Batas aman konsumsi garam per hari adalah kurang dari 1.500 mg atau tidak lebih dari tiga per empat sendok teh.
5. Makan Coklat
Dark chocolate atau coklat hitam ternyata dapat meredakan tekanan darah tinggi. Ini karena coklat mengandung flavanol yang membuat pembuluh darah menjadi elastis. Namun, Anda harus tetap memperhatikan takarannya agar tidak berlebihan.
6. Mengurangi Pekerjaan
Apabila memiliki banyak pekerjaan dengan rutinitas yang membosankan, Anda dapat mencoba menguranginya dan hindari untuk menumpuk tugas. Memaksakan diri mengerjakan pekerjaan yang terlalu banyak dapat meningkatkan risiko terkena hipertensi.
Ayo, Deteksi Tekanan Darah Sejak Dini!
Kini, Anda tidak perlu panik jika tekanan darah melonjak, cukup lakukan pertolongan pertama darah tinggi di atas dan tetap berhati-hati untuk menghindari risiko. Selain itu, pemeriksaan rutin tekanan darah juga perlu Anda lakukan untuk mendeteksi gejala darah tinggi sejak awal.
Anda dapat pergi ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, bila tidak ingin repot, Anda dapat menggunakan tensimeter digital OMRON yang dipakai di rumah. Tensimeter OMRON sangat direkomendasikan karena penggunaannya mudah, awet, memiliki banyak pilihan, dan hasil pemeriksaannya akurat.
Produk OMRON juga telah mendapatkan validasi klinis dari organisasi terpercaya. Meliputi AAMI (Association for the Advancement of Medical Instrumentation) dan ESH (European Society of Hypertension). Jadi, tidak perlu ragu! Ayo, deteksi tekanan darah dengan alat pintar dari OMRON!